4 Makanan dan Minuman Terlarang Bagi Penderita Diabetes

Sembuh dengan kolagit, mendengar kata-kata ini tentu sudah tidak asing pada kalangan penderita diabetes. Beberapa tahun silam digemparkan dengan penemuan dari mahisiswi farmasi bernama Gita Adinda Nasution. Kolagit sendiri terbuat dari gula tebu, dan ramuan rahasia yang mampu memperbaiki fungsi pankreas, ginjal, lambung serta komplikasi yang disebabkan oleh diabetes.

Diabetes dapat sembuh dengan kolagit, klaim tersebut sudah dibuktikan oleh penikmat obat herbal ini. Meskipun penggunana obat penurun kadar gula dapat mengatasi masalah peningkatan kadar gula darah. Penderita wajib melalkukan olahrga, dan mengatur pola hidup sehat.

Ada berbagai ragam faktor resiko yang menyebabkan sesorang terjangkit penyakit gula. Alah satunya adalah pemilihan konsumsi makanan harian yang salah. Banyak di kalangan masayarakt bahwa diabetes terjadi karena diakibatkan dengan konsumsi makanan dan minuman yang manis secara berlebihan. Tetapi ada jenis makanan lain yang dapat menyababkan penyakit mematikan ini.

Pemilihan menu makanan perlu diwaspadai, terutama bagi seseorag yang mengalami obesitas, mengalami hipertensi, kolesterol tinggi, serta memiliki Riwayat keluarga diabetes mellitus, karena dapat berdampak pada komplikasi.

Berikut merupakan beberapa makanan yang harus Anda hindari agar diabetes Anda tidak kronis.

  1. Makanan tinggi karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi terbesar yang diperlukan oleh tubuh, tetapi mengkonsumsinya terlalu berlebihan dapat menyebabkan seseorang mengalami diabetes. Anda harus cermat dalam memilih makanan sumber karbohidrat apa yang terbaik untuk dikonsumsi, serta mengatur berapa banyak karbohidrat yang akan dikonsumsi.

Karbohidrat rendah serat seperti nasi putih, ropih putih pasta serta tepung putih, merupakan jenis karbohidrat yang susah dicerna oleh tubuh, dan cepat berubah menjadi glukosa. Sehingga pada kejadian ini membuat kadar gula dalam darah melambung tinggi, serta pada penderita diabet menyebabkan sering lapar, dan haus. Anda dapat mengganti karbohidrat tersebut dengan, gandum, nasi merah, brokoli.

  1. Lemak Jenuh

Lemak jenuh atau sering disebut juga lemak trans, secara langsung tidak meninggikan kadar gula dalam darah. Tetapi mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jahat dapat menyebabkan terjadinya resiko penyakit kolesterol. Penyumbatan pembuluh darah oleh kolestrol menyebabkan resistensi pada insulin, dimana kejaidan tersebut dapat meningkat resiko pada penyakit diabetes tipe 2. Makanan yang mengandung lemak jenuh yang harus Anda hindari sebagai berikut, daging olahan (sosis, nugget, ham,dan lain sebagainya), selai kacang, daging merah, keju, susu tinggi lemak, kue. Makanan cepat saji, mentega.

Sebagai pengganti lemak jahat, Anda dapat menggantinya dengan lemak baik seperti, minyak zaitun, alpukat, almond, kacang polong, tahu, tempe, serta lemak ikan.

  1. Minuman Manis

Minuan manis pasti mengandung pemanis, pemanis sendiri merupakan musuh besar bagi para penderita penyakit gula. Mengkonsumsi minuman manis secara terus menerus dalam jangka panjang menyebabkan seseorang mengalami obesitas. Obesitas merupakan faktor utama seseorang mengalami resiko penyakit diabetes tipe 2.

Satu atau dua gelas minuman manis yang dikonsumsi tiap harinya dapat meningkatkan 26 persen jumlah resiko penyakit diabetes tipe 2. Anda dapat mengatasi masalah tersebut dengan mengkonsumsi air putih, bila ingin sedikit rasa manis and adapt menambahkan kayu manis.

  1. Minuman bersoda

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Journal of the Endocrine Society, dua cangkir soda setiap mingunya dapat meningkatkan 29% jumlah seseorang terkena diabetes. Mengkonsumsi osda dapat meyebabkan terjadinyapenumpukan lemak dalam perut .

Satu kaleng soda kurang lebih mengandung 15 sampai 18 sendok the gula. Zat-zat tersebut akan menambah jumlah kalori Anda, dan menyebakan percepatan faktor terjadinya komplikasi.