Mengenal Lebih Jauh Jenis Trafo Dan Fungsinya

Bagi sebagian orang, trafo mungkin sedikit asing, terutama bagi mereka yang bukan bekerja di bidang kelistrikan. Trafo sendiri adalah sebuah komponen elektronika yang sudah sering ditemui. Fungsi alat ini sendiri adalah untuk menaikan atau menurunkan tegangan listrik. Karena alasan inilah, trafo sangat dibutuhkan di bidang kelistrikan. Agar alat ini tak cepat rusak, ada jasa perawatan trafo yang bisa kamu gunakan.

Trafo sendiri juga harus dalam berbagai jenis dan produsen yang berbeda. Beberapa di antaranya berasal dari China dan membutuhkan Jasa Import Barang dari china agar bisa sampai ke tangan kamu. Lalu, apa saja jenis trafo yang sering digunakan?

  1. Trafo step up

Trafo jenis ini digunakan dalam rangkaian pembangkit tegangan pada perangkat elektronik diantaranya seperti trafo inverter monitor LCD, trafo inverter TV, dan lain sebagainya. Fungsi trafo step up adalah untuk menaikkan tegangan. Fungsi trafo ini juga dapat digunakan dalam proses penaikan tegangan AC.

  1. Trafo step down

Berbanding terbalik dari Trafo step up, fungsi trafo step down adalah untuk menurunkan tegangan listrik. Jenis trafo step down ini adalah jenis trafo yang mudah kamu temukan di toko-toko alat elektronik. Sebut saja, trafo 1A, 2A, 3A, 5A dan lain sebagainya. Contohnya saja, kamu dapat menemukan trafo step down pada power amplifier, speaker aktif, televisi dan lain-lain. Semua peralatan listrik rumah tangga kebanyakan memakai trafo step down.

  1. Trafo daya

Trafo jenis ini merupakan trafo yang berukuran besar. Fungsi trafo daya ini biasanya dipakai dalam aplikasi transfer daya tinggi yang hingga mencapai 33 Kilo Volt. Trafo daya ini juga kerap dipakai di stasiun pembangkit listrik maupun gardu transmisi. Pada umumnya, jenis trafo ini memiliki tingkat insulasi yang tinggi.

  1. Trafo isolasi

Seperti namanya trafo isolasi adalah trafo yang berfungsi untuk mengisolasi tegangan Input dan tegangan output. Pada trafo isolasi jumlah lilitan primer dan lilitan sekunder berjumlah sama karna prinsip kerja trafo isolasi hanyalah untuk mengisolasikan tegangan tanpa menaikkan atupun menurunkan tegangan. Trafo isolasi sering digunakan pada rangkaian inverter yaitu rangkaian untuk merubah tegangan DC menjadi tegangan AC saja dengan besar tegangan sama.

Begitu pentingnya alat ini sehingga jika ada trafo yang bermasalah, aliran listrik di rumah kamu bahkan di sekitarnya akan bermasalah juga. Tak jarang, arus listrik di sekitar trafo tersebut akan terputus sehingga menyebabkan mati lampu. Trafo yang bermasalah akan sangat berpengaruh terhadap listrik di sebuah tempat. Untuk itu, perawatan trafo harus dilakukan secara rutin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *