Tips Selektif Memilih Pashmina

 Fashion

Tips Selektif Memilih Pashmina – Pashmina, bagi para hijabers sudah tak asing lagi ketika mendengar kata yang satu ini. Umumnya kita mengasosiasikan pashmina dengan selendang, syal atau kerudung. Asal kata pashmina sendiri merupakan sebutan dari kain yang berasal dari wol yang terbuat dari janggut domba Kashmir, sebuah daerah di pegunungan Himalaya. Pashmina wol (kashmir) merupakan pashmina paling halus dengan ketebalan serat kain sekitar 15-19 mikron. Namun saat ini banyak jenis bahan yang digunakan untuk membuat pashmina, tak hanya berbahan kashmir, kita juga akan menemukan banyak pashmina berbahan sutra, sifon, katun dan organdi.

Pashmina digunakan dengan berbagai macam kebutuhan, baik sebagai kerudung, syal sebagai penghangat tubuh atau untuk menunjang penampilan sebagai selendang. Dengan banyaknya model pashmina yang bertebaran di pasaran, kita perlu memiliki trik untuk memilih pashmina sesuai keinginan dan kebutuhan kita. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan ketika kita akan memilih dan menggunakan pashmina.

Tips Selektif Memilih PashminaBahan
Ketika kita membutuhkan pashmina sebagai kerudung atau jilbab, bahan katun dan sutra menjadi pilihan terbaik. Bahan-bahan ini nyaman digunakan karena mudah menyerap keringat. Bahan organdi yang sangat transparan menjadi kurang nyaman dipakai ketika bercampur dengan keringat, karena akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Untuk pemilihan pashmina sebagai syal atau penghangat tubuh, kita dapat mengambil pashmina berbahan wol.

Bahan wol tergolong berat dan tebal sehingga cocok digunakan di daerah dengan cuaca dingin. Sebagai selendang pelengkap penampilan, sutra menjadi salah satu pilihan terbaik. Sutra yang berasal dari kepompong ulat sutra, memiliki tekstur yang sangat halus dan berkilau sehingga terlihat mewah. Adapula perpaduan bahan antara wol kashmir dan sutra, menghasilkan pilihan pashmina yang cantik dan tetap hangat untuk digunakan.

Motif dan Warna
Pashmina motif akan cocok bila dipadukan dengan pakaian polos. Sebaliknya jika kita ingin menggunakan pashmina polos, akan lebih sesuai jika kita memilih pakaian bermotif. Namun bila ingin bereksplorasi dengan pakaian motif dan pashmina yang bermotif pula, kita perlu memperhatikan kesesuaian motif kedua bahan dan gradasi warna yang diciptakan. Menggabungkan lebih dari dua motif sekaligus sudah menjadi tren saat ini, tetapi hal ini juga memiliki resiko jika kita salah mengaplikasikan motif.

Memadukan pakaian dan pashmina yang juga bermotif akan membuat penampilan terlihat penuh dan kurang menarik. Agar terlihat lebih proporsional, akan lebih baik jika pashmina motif dipadukan dengan pakaian polos dan sebaliknya. Sama halnya dengan motif, menggunakan terlalu banyak warna juga akan membuat penampilan menjadi penuh. Jika kita ingin menggunakan pashmina berwarna terang, sebaiknya pemilihan pakaian jatuh pada warna-warna netral atau nude. Namun jika ingin tetap menggunakan warna-warna terang, akan lebih baik apabila tidak memilih lebih dari dua warna dalam satu tampilan.

Ukuran
Kita perlu berhati-hati untuk memilih ukuran sebuah pashmina. Terkadang ukuran pashmina luput dari perhatian kita karena terlalu fokus pada keindahan motif atau warnanya. Pashmina yang terlalu panjang akan membuat kita tampak lebih pendek. Kita dapat menyiasati pashmina yang terlalu panjang dengan memakai high heels sehingga kesan pendek tidak akan terlihat.

Untuk tinggi badan sekita 150 cm, ukuran pashmina yang sesuai adalah 200 x x75 cm. Untuk tinggi badan lebih dari 150 cm, akan lebih cocok jika menggunakan pashmina berukuran 125 x 250 cm.  Bagi penggemar pashmina, dengan berbekal pertimbangan bahan, motif dan warna, serta ukuran, kita akan lebih mudah untuk memilih pashmina sesuai kebutuhan dan penampilan yang diinginkan.

Related Posts

Leave a Reply