Peran Mahkota Dewa Sebagai Obat Jerawat Batu

 Wajah

Peran Mahkota Dewa Sebagai Obat Jerawat Batu – Pernahkah Anda memiliki jerawat? Jerawat yang biasa atau jerawat batu? Taukah perbedaan di antara keduanya? Jerawat biasa biasanya terjadi karena adanya bakteri yang hidup di saluran kelenjar minyak (sebaceous) yang tersumbat. Bakteri ini dikenal sebagai propionibacterium karena kemampuannya memproduksi propionic acid atau asam propionik yang hidupnya tidak membutuhkan oksigen atau anaerobik. Ciri –ciri jerawat biasa yaitu tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan.

Sedangkan jerawat batu atau cystic acne merupakan jerawat yang besar – besar di seluruh wajah dengan peradangan yang hebat. Biasanya penderita memiliki kelenjar minyak yang sangat aktif (over active) sehingga kelenjar minyak memenuhi pori-pori. Pertumbuhan atau regenerasi kulit pun tidak normal atau tidak secepat kulit normal. Selain itu, kulit mempunyai respon yang berlebihan terhadap peradangan yang terjadi sehingga bekas pun tertinggal di kulit.

  • Cara Mengatasi Jerawat

Merasa terganggukah Anda dengan kehadiran jerawat batu? Apa yang sudah Anda lakukan untuk mengusirnya? Sudah mencoba berbagai cara tetapi tidak berhasil? Sudah mencoba obat jerawat batu atau “kantong” sedang tidak bersahabat?

Peran Mahkota Dewa Sebagai Obat Jerawat BatuSebenarnya ada banyak cara dan obat jerawat batu, seperti: daun pepaya, lobak, lemon, tomat, putih telur, bawang putih, dan mahkota dewa. Namun, kali ini saya akan berbagi pengetahuan dan wawasan mengenai mahkota dewa yang bermanfaat sebagai obat jerawat batu. Hm, ada yang tidak mengenal tanaman yang bernama mahkota dewa ini? Mari kita berkenalan sebentar dengan tanaman obat yang satu ini.

Tanaman mahkota dewa kali pertama ditemukan di Papua dan di daerah Jawa Tengah-Jogjakarta disebut sebagai makunto dewo, makunto rojo atau makunto ratu. Tanaman “raja obat” ini memiliki batang bercabang dengan tinggi 2-3 meter, sedangkan daunnya tunggal, lonjong, dan lancip, serta buahnya berwarna merah tua (atau hijau ketika masih muda) dan berbentuk bulat.

Mahkota dewa yang juga disebut sebagai obat pusaka memiliki kandungan zat yang beraneka ragam. Tanaman ini memiliki manfaat sebagai penetral racun karena kandungan zat alkaloidnya. Sedangkan zat saponin yang ia miliki bermanfaat untuk anti virus dan anti bakteri. Zat tersebutlah yang juga bermanfaat untuk “mengusir” jerawat di wajah karena bakteri merupakan penyebab timbulnya jerawat. Dalam hal perawatan kecantikan, buah mahkota dewa berfungsi untuk menghaluskan kulit, mengatasi kulit kering, kulit berminyak, mencegah penuaan dini, dan mencegah keriput.

Untuk menjalankan salah satu manfaatnya bagi kesehatan, yaitu obat jerawat batu, gunakan buah dari tanaman mahkota dewa. Lebih baik dan lebih optimal jika menggunakan buah yang masih muda. Mengapa? Karena daya inhibisinya sangat tinggi jika kita bandingkan dengan buah dari tanaman mahkota dewa yang lebih matang. Buah yang masih muda tersebut memiliki kandungan flavanoid yang sangat tinggi. Kandungan zat tersebut berfungsi sebagai antioksidan alami tersebut sangatlah kuat dan dapat berperan untuk menangkal radikal bebas karena manfaatnya sebagai radikal peroksil, peroksida, serta radikal hidroksil.

Lalu bagaimana cara memanfaatkan buah tanaman mahkota dewa tersebut sebagai obat jerawat batu? Caranya sangat mudah. Ambillah buah mahkota dewa yang muda (berwarna hijau) dan cuci hingga bersih. Kemudian iris kecil – kecil atau parut buah tersebut dan oleskan pada kulit berjerawat. Diamkan terlebih dahulu selama 15 menit, lalu bersihkan. Perawatan ini sebaiknya dilakukan setiap malam sebelum tidur dan teratur agar jerawat kering dan mati dalam beberapa hari.

Itulah cara untuk memanfaatkan buah mahkota dewa si “raja obat” sebagai obat jerawat batu. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan selamat mencoba.

 

Related Posts

Leave a Reply