Menguak Hal – Hal Tentang Bleaching Gigi

 Wajah

Menguak Hal – Hal Tentang Bleaching Gigi – Kita semua pasti sepakat bahwa memiliki gigi yang indah serta sehat adalah dambaan setiap orang, termasuk Anda. Memiliki gigi yang kurang baik, seperti berwarna kuning dan berlubang, tentu sangat mengganggu rasa percaya diri karena hal tersebut membuat tak nyaman saat dipandang orang lain.

Pada bagian gigi, enamel adalah bagian yang melindungi serta tetap membuat gigi Anda bersih dan berkilau. Namun karena beberapa hal seperti masalah usia, kebiasaan dan pola hidup, ataupun penyakit, kemampuan enamel gigi menjadi berkurang dan warna gigi pun pada akhirnya berubah. Jika Anda memiliki gigi yang sudah terlanjur berwarna kuning, Anda mungkin merasa putus asa. Tapi sebetulnya Anda tidak perlu merasa demikian. Anda bisa melakukan beberapa cara yang dapat mengembalikan warna putih gigi Anda, yaitu proses pemutihan gigi.

Proses memutihkan gigi sendiri merupakan tindakan yang bertujuan untuk mengembalikan warna gigi yang telah berubah (diskolorisasi) agar kembali ke warna awal gigi seperti semula, ataupun perubahan warna sesuai yang diinginkan oleh pasien (kebutuhan estetik). Untuk melakukan proses memutihkan gigi, Anda dapat melakukan beberapa cara. Antara lain seperti dengan cara gigi selubung atau sarung gigi, atau disebut juga dengan crown, veneer (komposit atau porselain), maupun dengan teknik bleaching gigi yang kini mulai dikenal masyarakat luas.

Menguak Hal - Hal Tentang Bleaching GigiBleaching gigi merupakan salah satu perawatan gigi yang dapat dilakukan untuk membuat gigi Anda menjadi lebih putih dan lebih cerah. Perawatan bleaching ini menggunakan bahan pemutih gigi yang bisa dikatakan aman. Dengan catatan, apabila penggunaan bahan pemutih gigi ini berada di bawah pengawasan dokter gigi. Bleaching gigi harus dilakukan oleh profesional. Pelaksanaan bleaching biasing memakan waktu sekitar dua jam, dimana gel khusus bleaching diaplikasikan pada gigi Anda, kemudian diikuti aktivasi oleh sinar spesial.

Menurut drg. Ruby Kusnadi, terdapat beberapa metode bleaching gigi yang dapat dilakukan, diantaranya adalah sebagai berikut,

  1. Menggunakan teknik intracoronal
    Teknik intracoronal dapat dilakukan dengan gigi mati, yaitu dengan cara memutihkan gigi yang sudah mati tersebut.
  2. Menggunakan teknik extracoronal
    Teknik extracoronal dapat dilakukan dengan gigi yang masih vital. Teknik ini sendiri dibedakan menjadi dua macam, yaitu dengan melakukan teknik bleaching di tempat praktik dokter, dan teknik bleaching yang bisa dilakukan di rumah namun dengan pengawasan dokter.

Namun, terdapat beberapa hal yang harus dilakukan Anda sebagai calon pasien sebelum melakukan bleaching gigi. Hal-hal tersebut adalah melakukan konsultasi dengan dokter spesialis. Pasien juga harus melewati tahap cleaning dan scalling. Tujuan dari kedua tahapan tersebut adalah untuk membersihkan gigi. Selain itu agar penetrasi dari bahan bleaching yang akan digunakan dapat maksimal.

Proses memutihkan gigi sendiri dapat bertahan selama beberapa bulan maupun tahun, tergantung pada perawatan yang dilakukan dan dipilih oleh pasien. Jangan salah, setelah melakukan bleaching gigi, Anda tetap harus melakukan perawatan gigi. Namun, melakukan perawatan setelah bleaching ini juga dapat dilakukan di rumah, yaitu dengan menggunakan pasta gigi khusus yang berguna untuk memutihkan gigi. Selain itu, sebaiknya Anda juga menghindari konsumsi minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh.

Memutihkan gigi memang dapat membuat kepercayaan diri Anda meningkat. Namun memutihkan gigi dengan teknik bleaching juga memiliki efek samping. Salah satunya adalah gigi Anda akan menjadi lebih sensitif. Jadi pilihan untuk melakukan bleaching gigi tetap bergantung pada keputusan Anda.
Namun, pikirkanlah hal ini, dibandingkan memiliki gigi putih, akan lebih baik jika Anda memiliki gigi yang sehat.

Related Posts

Leave a Reply