Hormon – Hormon Penyebab Jerawat

 Wajah

Hormon- Hormon Penyebab Jerawat – Jerawat lagi jerawat lagi? Jerawat yang sesuka hatinya nongol disana- sini terutama di pipi tentunya sangat menganggu penampilan dan kepercayaan diri. Nah, jika dulunya anda tidak pernah jerawatan, kemudian tiba- tiba jerawatan, jangan kaget. Karena, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan munculnya jerawat, salah satunya disebabkan oleh hormon penyebab jerawat.

Ciri- ciri jerawat yang disebabkan karena hormon, adalah sebagai berikut :

  1. Jerawat tiba- tiba muncul pada masa- masa pubertas (13-17 tahun)
  2. Pada perempuan, jerawat sering tiba- tiba muncul pada saat akan memasuki periode menstruasi, masa kehamilan dan masa menopause.
  3. Tidak dapat dihilangkan dengan obat jerawat.

Wah cukup rempong juga ya? Hormon yang memang bersemayam di dalam tubuh kita dan tidak dapat terpisahkan dari tubuh kita, ternyata justru dapat menyebabkan munculnya jerawat. Mari kita berkenalan dulu dengan si hormon ini.

Hormon Penyebab JerawatNamanya adalah Hormon Libido. Hormon libido adalah hormon yang memicu kedewasaan seseorang. Selain itu ada pula hormon androgen yang berfungsi untuk mengaktifkan hormon progesteron, yaitu hormon yang juga memicu kedewasaan seseorang.

Hormon- hormon tersebut juga memicu kelenjar sebasea untuk meningkatkan produksi sebum. Sebum kemudian tertumpuk di bawah kulit dan memicu munculnya jerawat pada wajah.

Lalu bagaimana cara mengatasi jerawat karena hormon? Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah dan menghilangkan jerawat yang disebabkan karena hormon.

  1. Rajin membersihkan wajah

Setelah beraktivitas seharian, jangan lupa membersihkan wajah anda. Gunakan milk cleanser, kemudian cuci muka dan bersihkan dengan face toner. Membersihkan wajah dapat menghilangkan bakteri bakteri yang menempel di wajah anda yang dapat mendukung pertumbuhan jerawat.

  1. Konsumsi sayur dan buah

Sayur dan buah adalah salah satu bahan alami yang dapat menangkal pertumbuhan jerawat. Selain itu konsumsi sayur dan buah juga dapat menyeimbangkan hormon anda. Sebaiknya anda mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin c dan vitamin e. Vitamin c dapat membersihkan kulit dan membuat kulit semakin cerah. Sedangkan vitamin e dapat menangkal radikal bebas dan melembabkan kulit.

  1. Konsumsi probiotik

Probiotik dapat diperoleh dari susu. Probiotik memiliki bakteri baik yang dapat menyerap nutrisi yang akan meningkatkan kekebalan tubuh. Probiotik juga dapat mengontrol produksi sebum yang menyebabkan jerawat.

  1. Menghindari junk food

Junk food memiliki kandungan garam yang tinggi, beberapa lainnya mengandung sodium dan gula yang dapat memicu timbulnya jerawat. Maka produksi insulin dan sirkulasi serta keseimbangan hormon akan terganggu dan memicu timbulnya jerawat.

  1. Konsumsi air putih

Air dapat menghilangkan minyak, dengan cara membuangnya melalui urin dan keringat. Hilangnya minyak dari dalam tubuh akan dapat menguangi potensi jerawat bermunculan. Sebaiknya anda mengkonsumsi air putih delapan gelas sehari agar selain jerawat tidak muncul, tubuh anda juga senantiasa sehat sepanjang hari.

  1. Teh hijau

Teh hijau ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi yang dapat menangkal radikal bebas dan melembabkan kulit. Nah, cara penggunaannya selain diminum seperti ketika akan menyeduh teh, teh hijau juga dapat digunakan sebagai masker.

Cara membuatnya yaitu dengan menghaluskan teh hijau, kemudian campur dengan madu agar dapat merekat di wajah, lalu tempelkan pada wajah. Bersihkan setelah 10 menit.

  1. Olahraga

Olahraga dapat memicu keluarnya minyak dari kelenjar keringat. Maka selain wajah bersih, anda juga dapat senantiasa sehat dan bugar.

  1. Konsultasikan dengan dokter

Jika jerawat anda sudah terlanjur parah memenuhi wajah dan tidak dapat ditolong dengan cara- cara diatas, anda sebaiknya mengkonsultasikan ke dokter kecantikan atau dokter kulit. Dokter akan memberikan produk kecantikan yang sesuai dengan kondisi wajah anda.

  1. Injeksi hormon

Nah, cara yang terakhir ini dapat dilakukan jika semua cara sudah tidak mempan dan jerawat tetap membandel bahkan menutupi wajah anda. Jika anda akan melakukan injeksi hormon, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau menunggu saran dari dokter. Tindakan injeksi hormon dilakukan dengan mengurangi hormon penyebab jerawat.

Related Posts

Leave a Reply