Ciri-Ciri Obat Pelangsing Berbahaya

 Diet

Ciri-Ciri Obat Pelangsing Berbahaya – Banyak orang yang mengidam-idamkan tubuh ideal sehingga dilakukanlah berbagai cara untuk menguruskan badan mereka. Dari mencoba berbagai macam metode diet, berolahraga rutin, sampai mengkonsumsi obat pelangsing. Biasanya, orang yang memilih cara terakhir adalah orang yang tidak suka menunggu dan malas menjalani berbagai proses diet yang njelimet.

medMereka mengkonsumsi obat tersebut dengan harapan agar tubuh mereka menjadi lebih kurus dengan waktu yang relatif cepat. Padahal belum tentu obat yang dikonsumsi tersebut aman bagi tubuh mereka. Beberapa obat pelangsing yang berbahaya tersebut dapat memberi efek samping bagi tubuh seperti dehidrasi, kepala pusing, lemas berkelanjutan, dan gejala lainnya. Selain itu, berat badan yang melonjak ketika anda berhenti mengkonsumsi obat pelangsing tersebut juga akan menjadi resiko yang harus anda tanggung.

Nah, untuk mengindari resiko-resiko tersebut, anda harus teliti dan juga jeli dalam memilih obat pelangsing yang tepat. Usahakan untuk membeli obat tersebut secara langsung agar anda bisa meneliti komposisi, dan izin obat tersebut dari BPOM-RI. Tapi jika obat yang akan anda beli benar-benar dapat dipercaya hasilnya, anda dapat membeli obat pelangsing tersebut secara online jika anda tidak mempunyai waktu luang untuk membeli obat pelangsing sendiri.

Agar lebih mengetahui tentang obat pelangsing tubuh yang berbahaya, anda bisa membaca ciri-ciri obat pelangsing tubuh yang berbahaya di bawah ini.

 

Terdapat bahan berbahaya

  • Phenolphthalein

Phenolphthalein terkenal dapat menurunkan nafsu makan, tapi juga dapat memicu tumbuhnya tumor dan kanker.

  • Ephedra

BPOM telah melarang penyebaran produk yang mengandung Ephedra sejak tahun 2001. Ephedra dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, mempengaruhi gula darah, dan dapat menyebabkan keracunan atau bahkan kematian jika dikonsumsi oleh anak-anak.

  • Rimonabant

Obat yang mengandung bahan ini tidak akan disetujui oleh FDA karena dapat mempengaruhi otak dengan meningkatkan resiko depresi dan rasa ingin bunuh diri.

  • Phenytoin

Meskipun Phenytoin dapat menekan nafsu makan anda namun bahan yang satu ini dapat menyebabkan sembelit, memicu reaksi alergi, mual, muntah, tremor, sakit perut, sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening, penyakit kuning, dan bicara cadel jika digunakan dalam dosis tinggi.

  • Sibutramine

Menyebabkan banyak masalah pencernaan (sakit perut, nafsu makan meningkat, sembelit, mual, dan hyperacidity), kulit (rash), pernapasan (eksaserbasi batuk, mulut kering, sakit tenggorokan, nasal dan peradangan sinus), neurologis (depresi, pusing, sakit kepala, gugup, insomnia, gelisah), dan dismenore. Selain itu, bahaya obat pelangsing tubuh yang mengandung Sibutramine adalah meningkatkan resiko stroke dan serangan jantung, menyebabkan tekanan darah tinggi, jantung berdebar, dan epilepsi.

 

Tidak Jelas

Tidak jelas yang dimaksudkan disini adalah tidak jelas apa komposisi obat tersebut, tidak jelas masa kadaluarsanya, tidak jelas siapa yang memproduksi dan dimana letaknya, dan tidak jelas ada atau tidak izinnya dari BPOM-RI. Kalau anda menjumpai obat pelangsing yang tidak jelas, maka anda wajib berhati-hati.

 

Menyebabkan Suatu Reaksi yang Tidak Wajar

Anda akan merasa lemas dan malas beraktivitas, sering buang air besar, dan urin menjadi berbau jika anda sudah menggunakan obat pelangsing yang berbahaya. Jika anda sudah merasakan beberapa reaksi seperti reaksi di atas, lebih baik segera singkirkan obat anda jauh-jauh.

Nah, setelah membaca artikel ini tentu anda sudah bisa membedakan mana obat pelangsing yang berbahaya dan yang tidak. Itulah beberapa ciri-ciri obat pelangsing tubuh yang sudah dirangkum dalam artikel ini. Semoga bermanfaat dan semoga anda tidak menjadi korban obat pelangsing yang berbahaya.

Related Posts

Leave a Reply